Air Kencing Berbusa Saat Hamil: Penyebab dan Pengobatan

Air Kencing Berbusa Saat Hamil- Air kencing merupakan proses alamiah dalam tubuh manusia untuk mengeluarkan zat-zat sisa dalam tubuh. Namun ternyata terdapat gangguan pada air kencing seperti air kencing yang berbusa. Hal ini pun dapat terjadi kepada siapa saja, tak terkecuali ibu hamil. Apakah air kencing berbusa pada saat hamil merupakan hal yang normal? Nah, berikut ini penjelasan seputar air kencing berbusa pada ibu hamil.

Protein Berlebihan (Proteinuria)

Air kencing berbusa saat hamil pada umumnya disebabkan oleh protein yang berlebihan di dalam urin itu sendiri. Ginjal memainkan peranan penting untuk menyaring cairan tubuh dan nutrisi termasuk protein. Biasanya molekul protein ini lebih besar serta melewati urin hanya sesekali. Namun kadar protein yang belebihan dalam urin akan berbahaya. Hal tersebut dapat mengindikasikan adanya gangguan pada ginjal dan saluran kemih. Kondisi seperti inilah yang dinamakan proteinuria. Apabila kondisi ini terjadi secara sementara, maka anda masih dalam keadaan normal.

Preeklampsia

Selain itu air kencing berbusa saat hamil mengindikasikan sang ibu hamil mengidap Preeklampsia. Preeklampsia pada dasarnya juga merupakan air kencing yang mengandung kadar protein. Namun apabila kadar protein yang keluar bersama air kencing terjadi secara terus-menerus dan menyebabkan air kencing menjadi berbusa maka kondisi ini merupakan akibat dari komplikasi kehamilan yang kemudian dikenal dengan istilah Preeklampsia. Preeklampsia jika tidak segera ditangani tentu akan membahayakan keselamatan sang ibu dan janin.

Gejala dan penyebab

Proteinuria dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor pertama penyebab proteinuria ini yaitu adanya penyakit ginjal yang mana terdapat kerusakan pada ginjal sehingga kadar protein dalam urin menjadi tinggi. Selanjutnya air kencing yang berbusa tersebut dapat disebabkan karena penyakit diabetes. Penyakit diabetes ini mempengaruhi kondisi ginjal sehingga ginjal terebut melepaskan protein dari dalam tubuh. Penyebab lainnya dari proteinuria ini adalah hipertensi atau tekanan dara tinggi dan juga dehidrasi. Untuk Preeklampsia sendiri diduga karena adanya gangguan plasenta yang mana terdapat gangguan pada pembuluh darah yang memasok darah ke janin. Selain itu penyebab dari Preeklampsia lainnya adalah tekanan darah yang meningkat selama kehamilan. Pada umumnya kadar protein yang tinggi dalam urin tidak menimbulkan gejala apapun. Hal terebut biasanya terdeteksi pada saat tes urin. Namun pada kondisi kadar protein yang sangat tinggi dan Preeklampsia, umumnya ibu hamil akan mengalami pembengkakan di pergelangan kaki, tangan, dan wajah.  Gejala lainnya pada ibu hamil adalah sakit kepala, nyeri pada ulu hati, dan pandangan menjadi kabur.

Pengobatan

Untuk pengobatan sendiri hanya dapat dilakukan dengan konsultasi ke dokter.  Dokter pun akan menganalisa dan mempelajari sampel urin anda. Setelah diketahui penyebab utama tingginya kadar protein di dalam urin, maka selanjutnya anda dapat melakukan pengobatan. Dokter pun dapat memberikan obat yang sesuai untuk anda. Untuk Preeklampsia pada ibu hamil juga harus segera berkonsultasi kepada dokter. Biasanya ibu hamil akan menjalani terapi  ataupun diberi obat sesuai dengan penyebab utama dari Preeklampsia. Apabila Preeklampsia sudah masuk dalam kategori berat, maka harus dilakukan perawatan di rumah sakit.

Cara mengurangi potein dalam urin

Selain berkonsultasi ke dokter, tentunya anda juga dapat mengurangi protein dalam urin anda dengan pola hidup. Misalnya anda harus mengikuti diet protein rendah serta menghindari makanan tinggi protein tertentu. Selain itu para ibu hamil juga harus menjaga kesehatan ginjal dengan cara memperbanyak konsumsi air mineral sehingga tidak menderita dehidrasi dan organ ginjal dapat bekerja dengan baik.

Nah, itulah informasi seputar air kencing berbusa saat hamil. Jadi untuk anda yang sedang hamil, jagalah kesehatan anda dan rajinlah check up ke dokter.

Air Kencing Berbusa Saat Hamil: Penyebab dan Pengobatan | from | 4.5