Kencing Berbusa dan Berbau: Normal atau Tidak?

Kencing Berbusa dan Berbau pastinya pernah dialami oleh beberapa orang. Namun faktanya banyak orang yang tidak menghiraukan kondisi itu. Kondisi air kencing yang berbusa dan berbau tersebut sering kali menandakan adanya gangguan kesehatan. Nah, berikut ini informasi seputar penyebab air kencing yang berbusa dan berbau serta jenis-jenis bau tersebut.

Dehidrasi

Salah satu penyebab kencing berbusa dan berbau adalah kurangnya cairan dalam tubuh atau dehidrasi. Tubuh manusia membutuhkan asupan cairan untuk bermetabolisme. Pada saat tubuh kekurangan cairan maka air seni atau urin akan lebih pekat dan terkonsentrasi. Kondisi air seni yang terkonsentrasi tersebut akan membuat air seni menjadi berbusa. Oleh sebab itu minumlah air mineral sebanyak 2 liter atau 8 gelas dalam sehari agar tidak dehidrasi.

Infeksi saluran kemih

Air kencing berbusa dan berbau juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih pada dasarnya dapat terjadi apabila terjadi infeksi bakteri sehingga menyebabkan urin berbusa dan berbau disertai juga dengan berwarna. Gejala yang umum dirasakan jika terjadi infeksi saluran kemih adalah anyang-anyangan, nyeri pada saat buang air kecil, urin berwarna kemerahan, dan buang air kecil serasa tidak selesai.

Protein dalam urin

Penyebab lainnya adalah terdapat protein dalam urin yang disebut juga dengan proteinuria. Proteinuria tersebut dapat terjadi karena adanya gangguan pada ginjal. Ginjal merupakan organ yang berperan penting untuk menyaring cairan dan nutrisi dalam tubuh, termasuk zat protein. Jika terdapat gangguan dalam ginjal, maka ginjal tidak dapat bekerja dengan baik untuk menyaring zat-zat tubuh sehingga protein pun ikut terbuang dalam urin. Kadar protein yang terlalu banyak pada urin ini tentunya tidak baik sehingga menyebabkan urin anda berbusa dan berbau.

Bakteri vaginosis

Bagi kaum wanita, air kencing yang berbusa dan berbau juga dapat disebabkan karena adanya bakteri vaginosis. Bakteri vaginosis ini menyerang saluran kemih sehingga dapat beresiko menyebabkan inveksi pada Miss V. Adanya bakteri vaginosis ini dapat disertai dengan gejala gatal-gatal serta rasa panas di sekitar area kemaluan.

Gangguan metabolisme

Selanjutnya air kencing yang berbusa dan berbau disebabkan pula oleh gangguan metabolisme dalam tubuh. Gangguan metabolisme tersebut terjadi apabila tubuh gagal untuk menyerap asam amino atau disebut juga dengan metionin. Hal inilah yang kemudian menyebabkan malabsorpsi sehingga urin menjadi sangat bau.

Bau seperti terbakar

Bau urin yang pertama adalah bau yang seperti terbakar. Jika bau urin anda seperti ini maka anda harus segera periksa ke dokter. Hal ini disebabkan karena bau air seni yang seperti terbakar tersebut mengindikasikan adanya gejala infeksi saluran kemih. Gejala ini pun sering kali disertai nyeri pada saat buang air kecil.

Bau belerang

Terdapat pula bau urin yang menyerupai bau belerang. Pada umumnya bau belerang ini disebabkan karena proses metabolisme dalam tubuh yaitu adanya zat protein khusus. Namun aroma belerang ini akan hilang setelah proses pencernaan. Jika bau urin anda masih seperti belerang selama 2 hari berturut-turut, maka anda juga harus segera periksa ke dokter.

Bau busuk

Bau busuk pada air seni juga bukan merupakan pertanda baik karena mengindikasikan adanya infeksi dalam saluran kemih anda. Selain itu pada kaum wanita, bau busuk ini juga dapat disebabkan oleh  fistula rektovaginal yaitu kondisi dimana Miss V dan dubur bergabung untuk membentuk sambungan yang mengakibatkan isi rektum juga dikeluarkan melalui Miss V.

Bau manis

Bau air seni yang manis ini dapat mengindikasikan bahwa tingkat gula dalam darah anda sangat tinggi atau juga anda sedang terjangkit penyakait diabetes. Selain itu bau manis tersebut juga dapat disebabkan oleh ketoasidosis diabetikum yang juga menandakan adanya kadar gula yang tinggi.

Jadi itulah informasi mengenai Kencing Berbusa dan Berbau. Jagalah selalu kesehatan anda dan semoga informasi ini bermanfaat.

Kencing Berbusa dan Berbau: Normal atau Tidak? | from | 4.5